Tampilkan postingan dengan label gayahidup. Tampilkan semua postingan

5 Aktivitas Pengusir Bosan Saat Pandemi Covid-19

Tidak ada komentar

5 Aktivitas pengusir bosan saat pandemi
Edited by me using canva.


Sudah merasa bosan dengan masa pandemi seperti sekarang? Kalo aku sih pasti jawabannya ABSOLUTELY YES! 

Tidak terasa sudah memasuki bulan-bulan terakhir di tahun 2020,  tetapi pandemi covid-19 belum berlalu. Sudah 7 bulan kita terkurung dengan teror covid-19. Rasa bosan menjadi lebih sering menghampiri. Adaptasi kebiasaan baru yang dicanangkan pemerintah, tidak berarti hidup kembali normal seperti sedia kala. Saat beraktifitas di luar rumah, kita tetap harus mematuhi protokol kesehatan. 

Langsung ku tarik nafas sedalam-dalamnya saat melihat penambahan kasus positif di Indonesia. Penambahan kasus positif covid-19 per hari sudah mencapai 3000-an. Sepertinya pemerintah belum bisa melakukan pengendalian laju virus corona. Atau emang masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan? Entahlah~ 

Justru disini kehidupan sudah berjalan normal, seolah-olah virus corona itu tidak ada. Warga yang patuh protokol kesehatan justru bisa dihitung dengan jari.😱


5 Aktivitas Pengusir Bosan Saat Pandemi

Mengusir rasa bosan itu terkadang tidak semudah mengusir ayam yang masuk rumah. Bahkan bisa lebih rumit kalau sudah ditambah dengan hopeless karena melihat di sekitar banyak yang tidak patuh protokol kesehatan. Aku pernah ada di titik ini, seolah-olah sudah pasrah melawan pandemi dan ingin berteriak WHATEVER!

Nah daripada bosan liat keadaan yang tak kunjung ada titik terangnya, beberapa aktivitas dibawah ini bisa dicoba untuk mengusir rasa bosan.

1. Berkebun

Bunga telang hasil berkebun selama pandemi
Bunga telang di pagar rumah.
Dokpri
Pandemi emang maksa banget untuk melakukan hal-hal yang jarang aku lakukan seperti berkebun. Dalam berkebun, aku tetap menerapkan prinsip hemat. Jadi aku menanam tanaman dari sisa-sisa sayuran, misalnya potongan kangkung yang masih ada akarnya bisa ditanam di wadah berisi air. 

Kalau tanaman lainnya yang ada di rumah tuh pandan, daun suji, sirih gading dan bunga telang.

2. Nonton Live Race MotoGP di TV

Para pemenang motoGP Le Mans
Pemenang MotoGP Le Mans. Dok : MotoGP
Sebenarnya aku sudah lama suka nonton pertandingan motoGP. Pokoknya sejak era legenda Italia, Max Biaggi aku udah nonton.  Tapi beberapa waktu lalu aku absen nonton karena tidak menyimak jadwalnya. Bahkan kedua pembalap favorit menggelar jumpa pers di Jakarta pun aku tidak tahu. 😅 Astaga fans macam apa aku tuh~

Nah tahun ini justru aku tidak pernah melewatkan jadwal pertandingan motoGP karena lebih sering di rumah. Pertandingan motoGP musim ini banyak sekali menghadirkan kejutan. Mulai dari Marc Marquez yang cedera panjang, podium tidak bisa diprediksi sampai battle antar rider yang keren-keren abis. 

Dag dig dug pokoknya kalau udah liat battle, kayak kemarin waktu Alex Marquez bisa sampai podium 2 di Le Mans. Pokoknya udah ribut sendiri kayak orang nonton piala dunia aku tuh. 😂

Tapi mending gini aja daripada ngerumpi sama tetangga. Soalnya nanti corona bisa ikut nimbrung kalau ngerumpi sama tetangga. Sungguh hal yang tak sebanding sama hasil rumpinya. 🤣

3. Mencoba Resep Masakan dari Youtube

Martabak manis hasil mencoba resep dari youtube
martabak manis ketan hitam. Dokpri

Banyaknya waktu luang, keinginan untuk makan makanan enak tapi tetap hemat mendorongku belajar masak dari channel youtube. Dua channel favoritku adalah Devina Hermawan dan Puguh Kristanto Kitchen. 

Momen mengatasi rasa bosan sambil melatih kesabaran dengan cara memasak itu dimulai ketika eksekusi di dapur. 

Kadang pengen nangis juga kalau masakannya gagal 🤣 

4. Baca Buku

Buku Selimut Debu karya Agustinus Wibowo
Buku Selimut Debu. Dokpri

Membaca buku untuk membunuh rasa bosan, ditemani martabak manis dan secangkir teh hangat adalah keadaan yang luar biasa. 

Akhir-akhir ini aku melirik beberapa buku, terutama karya mas Agustinus Wibowo. Tapi melihat isi kantong kadang bikin meringis. Daripada beli bajakan mending nabung dulu untuk beli yang asli.Pucuk dicinta ulam pun tiba. Tuhan memberikan jalan lain. Aku mendapatkan buku Selimut Debu lewat jalur giveaway dari Earbay Channel.

5. Mengikuti Dialog Sejarah Secara Online

Dok : historia

Beberapa waktu yang lalu aku merasa butuh banget siraman sejarah. Untungnya ada channel youtube Historia yang sering melakukan streaming dengan menghadirkan pakar-pakar sejarah yang kompeten. 

Tapi tidak hanya Historia, beberapa pegiat sejarah juga banyak melakukan dialog sejarah secara online melalui zoom atau google meet. Kapan-kapan akan aku tuliskan hasil dari nonton dialog sejarah itu di blog. ✌️

Aktifitas harian kadang terasa monoton dan membosankan. Apalagi terjebak di masa pandemi ya. Tetapi jika ditambah sedikit variasi dengan mencoba aktifitas lain yang sebelumnya jarang kita coba, rasa bosan itu terasa menghilang begitu saja. Pokoknya tiba-tiba sudah waktunya memejamkan mata di atas kasur. 

Kalau teman-teman sudah melakukan apa saja untuk mengusir rasa bosan selama pandemi? Yuk ceritakan di kolom komentar. 💕








Pengalaman Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI

Tidak ada komentar
Tarik tunai tanpa menggunakan kartu ATM itu mudah dengan BRImo


Pernah penasaran sama tarik tunai tanpa kartu di ATM? Kalau aku sih pasti jawab pernah, soalnya nggak bikin pusing kalau kita butuh uang cash tapi lupa bawa kartu ATM. Apalagi di masa pandemi kayak gini, sebenarnya agak riskan juga kalau punya uang cash. Tapi ketika butuh uang cash dan kartu ATM tidak ada di tangan, mau tidak mau cari yang praktis daripada harus antri ke bank pake buku tabungan. Nah cara praktisnya gimana? Ya lewat tarik tunai tanpa kartu ATM dong. 

  

Berkenalan sama Bank BRI

bank BRI kanwil Yogyakarta. 
Dok : Kaskus

Kenal bank BRI itu mirip seperti kenal sama temen sekolah dasar. Ya gimana enggak, soalnya sejak aku duduk di bangku sekolah dasar udah sering diajakin nabung di BRI sama ibu. Uang sisa-sisa jajan dikumpulin, terus kalau udah banyak disetorin ke bank BRI terdekat dari tempat tinggal pakai buku tabungan ibu tentunya. 

Baru pada tahun 2010 aku punya rekening BRI. Pembuatan rekening yang setoran pertamanya nggak terlalu banyak dan ATM-nya menyebar kemana-mana jadi pertimbanganku untuk memilih bank BRI. Waktu itu aku dapat kartu ATM yang berwarna hijau. Daaaan itu pertama kalinya aku pakai ATM 😂 

Pada dasarnya aku tuh sering kepo sama hal- hal baru yang memudahkan dalam melakukan transaksi keuangan. Sejak punya ATM, bayar listrik dan tiket kereta tuh lebih sering pakai ATM daripada harus ribet ke loket. 

M-Banking BRI versi Lama 

m-banking BRI versi lawasan. 
Dok : detik finance

Seiring dengan menjamurnya mobile banking, aku juga udah pernah pakai m-banking BRI versi lama yang ngelink ke sms banking. Tapi karena dihitung-hitung biaya transaksinya mahal,lupa pin dan terblokir sampai akhirnya aku uninstall. Sempat terpikir untuk berhenti menjadi nasabah BRI juga karena suami sudah pakai BNI yang sama-sama bank plat merah.

Transaksi keuangan menggunakan smartphone terasa lebih mudah. 
Dok : pixabay


Tapi setelah dipikir-pikir panjang, aku nggak jadi berhenti sebagai nasabah BRI. Justru di tahun berikutnya aku meluangkan waktu untuk mengurus m-banking BRI yang terblokir. Karena pernah di php-in soal aktivasi m-banking sama customer service BRI di kantor cabang pembantu, akhirnya aku pilih ke kantor wilayah BRI di jalan Cik Di Tiro No. 3 Yogyakarta. 

Sejak Kenal sama BRImo, Lupakan yang Lama 


Nah waktu itu customer service memberikan informasi tentang BRImo. Sebelumnya aku udah negative thinking dulu sama BRImo.  
Ah paling cuma versi terbarunya dari aplikasi lama terus ngabisin pulsa karena ngelink ke sms banking. 

Eh waktu aktu udah dijelasin, ternyata BRImo ini bukan perubahan dari aplikasi yang lama alias BRImo ini aplikasi baru dan nggak pakai ngelink ke sms banking. Waaaahhh bahagia dong aku, artinya aku tidak perlu boros pulsa lagi buat transaksi di BRImo.


Penasaran Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM

Cukup dengan smartphone dan aplikasi m-banking, kita bisa tarik tunai tanpa kartu ATM.
Dok : pixabay

Terus karena ATM dibawa sama Kanjeng Papi yang jauh disana, aku pengen banget kapan-kapan nyobain tarik tunai tanpa kartu di ATM BRI. Apalagi Kanjeng Papi pernah dimintain tolong sama saudara untuk tarik tunai BCA tanpa kartu. Ya aku jadi makin penasaran dong. 

Kira-kira BRI bisa tarik tunai apa nggak? Kalau bisa, ribet apa nggak ya? 

Kesempatan tarik tunai BRI akhirnya aku dapetin beberapa hari yang lalu. Sebelum tarik tunai, aku baca-baca dulu tuh caranya di internet sampai berkali-kali biar nggak salah. Tidak lupa di screenshoot juga biar nggak bolak balik buka internet. Nah biar makin nggak lupa cara tarik tunai tanpa kartu, sekalian aja aku tulis di blog. 😁😁 

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM

Beberapa ATM BRI berlogo Link, logo terlihat dari pintu ATM-nya.
Dok : Tempo

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan tarik tunai tanpa kartu ATM melalui BRImo, antara lain seperti dibawah ini.
  • Pastikan sinyal provider bagus. Soalnya transaksi keuangan tuh sering nggak lancar kalau sinyalnya tidak bagus. 
  • Pastikan mesin ATM BRI yang dipilih itu adalah mesin ATM BRI berlogo  Link. Bukan ATM lawasan yang belum ada logo Link-nya.
  • Sebaiknya sudah di depan mesin ATM waktu minta kode ke BRImo, biar nggak keburu expired kodenya. 

Langkah-Langkah Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM


Sedangkan langkah-langkah tarik tunai tanpa kartu ATM via BRImo adalah sebagai berikut. 

1. Log in ke akun BRImo 
2. Pilih menu tarik tunai, terus pilih sumber dana dan jumlah uang tunai yang akan ditarik. 
3. Masukkan password dan pilih lanjut. Habis itu bakalan dapat kode penarikan uang untuk di ATM. Nah kode ini cuma berlaku selama 5 menit. Catet ya cuma 5 menit.
4. Pencet tombol di kiri bawah pada mesin ATM BRI berlogo Link. 
5. Di layar akan muncul pilihan tarik tunai, masukkan kode penarikan dari BRImo tadi. 
7. Masukkan no.handphone
8. Uang akan keluar sesuai dengan yang jumlah yang kita pilih di menu tarik tunai BRImo. 
Selesai deh! 
Uang hasil tarik tunai 😁.
Dokpri

Ternyata gampang kan tarik tunai tanpa kartu melalui BRImo di ATM BRI. Namun di tengah pandemi kayak gini, tetap pakai protokol kesehatan kalau tarik tunai di ATM. 

Oh iya sampai aku nulis ini, aku belum tau kenapa BRImo hanya memberikan waktu 5 menit untuk tarik tunai, sementara BCA ngasih waktunya jauh lebih lama. Kalau temen-temen ada yang tau atau punya pengalaman tarik tunai di ATM lain, boleh banget share di kolom komentar ya 👇. 

Terima kasih 😁🙏

Catatan Pelengkap di Penghujung Tahun

Tidak ada komentar

Turis asing di Jogja.
Dok : harian jogja

Udara dingin pagi ini masuk melewati celah-celah ventilasi rumah, menjadi alarm tersendiri untuk mengawali hari terakhir di tahun 2019. Udara dingin juga membuat tubuhku bereaksi, yaitu berupa bersin terus menerus sampai nanti saatnya berhenti, waktu sinar matahari mulai menampakkan diri.

Ketika udara dingin mulai tergantikan oleh kehangatan sinar matahari, saat itulah aku akan memulai aktifitas rutin berupa memindahkan jemuran baju ke depan rumah biar cepat kering. Ya sebagai ibu rumah tangga, berlomba menjemur baju dibawah pancaran sinar sang surya itu adalah prioritas. Soalnya kalau baju nggak kering di musim hujan kayak gini kan bau, apalagi kalau pewangi yang menghilangkan bau apek itu lagi nggak diskon. Bisa-bisa bau apek memenuhi seisi kamar baju. Eh tapi disini aku nggak akan cerita soal jemuran baju sih sebenarnya. 😅

Jadi begini, beberapa kejadian yang entah itu agak menguras emosi, kesel dan sebagainya sebagai pelengkap akhir tahun 2019 tuh pengen aku tumpahkan melalui tulisan. Iyalah dari pada cerita ke tetangga nanti malah nyebar kemana-mana dengan berbagai versi, atau malah tanggapannya enggak nyambung sama yang aku ceritakan juga bisa jadi, bisa jadi. Oke skip this part!

Membantu Turis Asing


Kejadian pertama yang bikin pikiran jadi lelah dan tidak bisa tidur nyenyak adalah saat berusaha nolongin orang, malah kita yang ikut mikir keribetan-keribetan dan nyari solusinya juga. Itu sukses membuat tidur kami tidak nyenyak, padahal keesokannya kami harus beraktifitas ke kota lain.

Pegunungan Menoreh.
Rumah ibu
 terletak di lereng pegunungan ini.
 Dok : wikipedia

Ceritanya waktu di tempat ibu, selepas magrib pintu rumah diketuk oleh seseorang berkaos biru bersama 2 orang turis asing yang kebingungan mencari homestay. Kebingungan kedua turis asing semakin bertambah saat warga lokal yang ditemui mengaku tidak bisa berbahasa inggris.


Sebenarnya mungkin bukan karena tidak bisa, tapi lebih ke tidak biasa berbahasa inggris terus jadi malu mau bantu turisnya. 

Beruntung sekali Kanjeng Papi (suamiku) punya mental pemberani, ya Kanjeng Papi langsung menyalami kedua turis dan menanyakan apa yang bisa dibantu. Sementara aku yang kadar keberaniannya jauh dibawah level Kanjeng Papi hanya bisa mengkeret di pojokan sambil bingung mau support bantu yang bagaimana. Walaupun aku udah pernah les bahasa inggris dan sedikit mencicipi pelatihan pemandu wisata, kadang kalau dihadapkan sama kejadian kayak gini ya level keberanian untuk ngobrol sama turis asing tuh langsung melorot tajam. Emang dasarnya aku nggak pede sih kalo ketemu orang baru, apalagi turis asing😅

Mengantar ke Homestay

Homestay.
Dok : Surga Tersembunyi

Ternyata turis asing tadi mencari homestay yang sudah mereka bayar lunas melalui salah satu aplikasi travel online di internet (sebut saja agen A). Dia menunjukkan foto-foto homestay yang sudah dibooking tersebut dan beruntung sekali ibu tau tempatnya. Kanjeng Papi langsung mengantarkan kedua turis ke homestay tersebut. Aku pikir selesai dong urusannya dan kedua turis asal Republik Belarus itu bisa beristirahat. Soalnya dari raut muka mereka terlihat wajah-wajah yang sudah terlalu lelah mengarungi tempat wisata.

Awal Keribetan yang Bikin Nggak Bisa Tidur Nyenyak


Eh ternyata ini adalah awal dimana keribetan-keribetan lain mengikuti. Pemilik homestay menyatakan bahwa homestaynya hanya bekerjasama dengan agen travel online berlogo burung terbang, bukan dengan agen A yang dipakai kedua turis. Aku dan kanjeng Papi mencoba berusaha menjelaskan kepada kedua turis. Tetapi kedua turis memberikan skrinsut kode booking yang sudah didapat dari agen A dan pembayarannya sudah sukses.


Sempat bingung juga karena saat lihat skrinsut email ada huruf kiril rusia, tapi kode booking terlihat jelas dan body text pada email menggunakan bahasa inggris. Confirmed and Complete berarti kan udah dibayar. 

Kami kembali menjelaskan kepada pemilik homestay yang merasa bingung karena belum bekerjasama dengan agem A. Btw seharusnya pemilik homestay ini menikmati masa pensiunnya dengan duduk santai. 😁 Kendala ini kemudian membuat pemilik homestay menelepon putranya, tetapi jawabannya sama bahwa tidak ada kerjasama dengan agen A.

Terjebak


Kami terjebak antara bagaimana menyampaikan kepada kedua turis dan bagaimana bernegosiasi dengan pemilik.

"Lha mangke terus pripun, mlebet rekening sinten pembayarane?", Tanya sang pemilik saat itu.

" Can I get hot water for make a tea?", pinta turis asing yang merasa sangat lelah.

Pusing kan kalau terjebak kayak gini, tapi di satu sisi kasian kalau tiba-tiba kami tinggalkan begitu saja. Soalnya nanti menyangkut reputasi homestay dan bahkan bisa merambah ke reputasi tempat wisata tersebut.

Pemilik homestay mengaku tidak bisa berbahasa inggris. Sementara putranya (yang memasukkan homestay ke travel berlogo burung terbang) juga stay di kota yang jaraknya kira-kira 20 menit dari homestay. Disitu kami bingung harus diskusi sama siapa lagi, sementara kedua turis sudah kelelahan melihat kami berdiskusi dengan pemilik homestay sejak tadi.

Hal yang paling menguras emosi adalah pihak penanggung jawab wisata tidak bisa dihubungi untuk kondisi seperti ini. Padahal setiap homestay milik warga pasti diketahui oleh pengelola tempat wisata.

Negosiasi Berjalan Lambat


Negosiasi berjalan sangat lambat seperti jarum jam yang berat untuk berpindah. Kanjeng Papi berusaha memberikan pengertian dan solusi kepada putra pemilik homestay. Salah satunya untuk menghubungi customer service agen A supaya semuanya jelas. Karena tanpa ada pihak yang memasukkan foto-foto homestay tersebut ke agen travel A, tidak mungkin tiba-tiba homestay tersebut nongol di agen travel A.

Aku sempat cek google tentang homestay ini dan harga yang pertama muncul memang harga yang ditawarkan oleh Agen A. 


Sementara itu turis tentu tidak mau membayar lagi karena saldo di kartunya sudah terpotong oleh pembayaran homestay melalui agen A.

Saat jarum jam mendekati angka 9, akhirnya putra pemilik homestay memutuskan untuk menerima kedua turis asing terlebih dahulu. Kami sedikit bernapas lega, akhirnya kami meninggalkan kedua turis untuk beristirahat di homestay.

Kalau kami punya rumah disana, tentu kami akan menawarkan untuk menginap turis tersebut. 

Keruwetan Belum Selesai


Namun keruwetan tadi belum selesai, putra pemilik homestay belum paham bagaimana bisa homestaynya ada di agen A padahal dia hanya mendaftarkan ke agen burung terbang. Solusi yang kami berikan sepertinya belum bisa digunakan secara maksimal.

Jadi pertanyaanya siapa yang memasukkan homestay ini ke agen A? Sampai aku pulang ke Jogja, aku tidak tau jawabannya.


Pengalaman Top Up Saldo OVO Melalui Driver Grab

Tidak ada komentar
Top up saldo melalui driver.
Dok : Liputan 6



Siang itu terlalu terik untuk melakukan sebuah perjalanan panjang ke halte bus transjogja. Loh kenapa dibilang perjalanan panjang? Soalnya teriknya sinar matahari tuh bikin jarak dari rumah ke halte transjogja rasanya jauh banget dan tentunya bikin haus. Apalagi saat itu weekend, yang artinya arus lalu lintas lebih padat daripada hari-hari biasanya. 

Tapi karena memang harus keluar rumah untuk cari remahan berlian, mau tidak mau harus pergi juga. Beruntung banget hidup di jaman sekarang itu mau pergi-pergi nggak perlu bingung karena nggak ada kendaraan pribadi. Selama masih punya smartphone plus kuotanya, tinggal booking pencet aplikasi transportasi online kan beres.

Kembali Instal Ulang Aplikasi Grab

Aplikasi Grab Customer. Dokpri

Beberapa bulan terakhir, dominasi ojek online yang logonya mirip cakra Naruto itu dominasinya terganggu di dalam smartphoneku. Alasannya sih biasa, emak-emak seperti aku ini cari yang ngasih banyak diskon dong. 😅 Kan lumayan sisa uangnya bisa buat beli kebutuhan yang lain. Jadi akhirnya aku memutuskan untuk instal ulang Grab, soalnya sebelah voucher diskonnya tinggal yang tiga ribuan. 

Kalau melihat aplikasi Grab, aku kadang masih gragapan  karena emang jarang pakai. Merasa agak ribet gitu soalnya kalau mau pakai voucher diskon harus masukin kodenya diketik secara manual. Sementara kompetitor udah langsung klik aja di gambar voucher. Jadi untuk memesan Grab bike, aku membutuhkan waktu lebih lama. Belum lagi kalau sinyal mendelep (ilang timbul) atau tertiup angin, smartphone kadang aku tempelin aja di pilar depan rumah biar mirip spiderman.😁

Top Up Saldo Melalui Driver Grab


Dikarenakan aku membutuhkan saldo OVO untuk bayar Grab biar lebih murah, akhirnya aku memutuskan untuk top up saldo OVO melalui driver Grab. Sebelum driver sampai di depan rumah, aku (budayakan) membaca terlebih dahulu soal top up saldo OVO via driver grab. Dari artikel yang aku baca, ternyata top up via driver grab ini minimal sebesar Rp 10.000 saja. Alih-alih untuk hemat karena uang buat jalan-jalannya mepet dan aku tidak mau terlalu lama naruh uang mengendap di OVO, aku berencana top up Rp 13.000 saja soalnya pembayaran tunai saat itu ke driver sebesar Rp 7.000. Jadi total yang harus aku bayar kan bulat tuh Rp 20.000.

Saat driver sudah sampai di depan rumah, aku sejak awal sudah bilang kalau mau sekalian top up saldo sedikit, dan driver pun menganggukkan kepalanya tanda setuju. Tidak ada pembicaraan mengenai top up saldo OVO selama perjalanan dari rumah ke halte transjogja dan aku juga tidak bertanya karena aku pikir tinggal bilang top up nanti langsung masuk ke akun kita seperti di aplikasi kompetitor Grab.

Langkah Top Up Saldo OVO melalui Driver.
Sumber : Grab

Catatan Penting Sebelum Top Up Saldo OVO melalui Driver

Ada beberapa catatan yang harus aku tau sebelum melakukan top up saldo OVO yaitu top up saldo OVO melalui driver hanya bisa dilakukan saat kita melakukan pemesanan grab. Jadi kalau ada driver lewat depan rumah terus kita minta top up saldo OVO padahal tidak memesan grab ya tentu saja tidak bisa.
Biaya admininstrasi top up saldo OVO melalui driver itu tidak ada alias 0 rupiah, sedangkan top up saldo OVO di ATM biasanya akan dibebani biaya transaksi. Terus ketersediaan nominal top up saldo OVO juga tergantung saldo si driver, jadi sebaiknya bilang sejak awal mau top up saldo nominal sekian.

Akhirnya Sukses Top Up Saldo OVO 

Waktu sudah sampai di tempat tujuan yaitu halte transjogja, aku kembali bilang ke driver untuk top up saldo OVO sebesar Rp 13.000. Tapi ternyata tidak ada 2 langkah yang harus aku (sebagai customer) tempuh untuk top up saldo OVO melalui driver. 

Pertama, driver memberitahukan padaku untuk klik terlebih dahulu tombol permintaan top up yang ada di aplikasi grabku.

Kedua, aku menuliskan nominal top up. Nah, saat aku menuliskan top up sebesar Rp 13.000 ternyata di aplikasi driver tidak bisa melalukan transaksi pengurangan saldo sebesar 13.000. Kemudian sesuai saran driver, aku menuliskan lagi top up saldo sebesar 23.000 dan akhirnya berhasil masuk ke saldo akun Grab milikku.

Sampai saat aku menuliskan cerita ini, aku belum mencari tau kenapa minimal top up OVO via driver ini tidak bisa sebesar Rp 13.000.

Lambang Ovo.
Dok : Bisnis Tempo

Aku tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada driver yang membantuku dalam melakukan top up saldo OVO. Karena tanpa driver yang helpfull juga mungkin aku tidak jadi top up saldo OVO.
Di dalam tulisan ini, aku sama sekali tidak diendorse oleh Grab atau OVO. Tulisan ini murni cerita pengalamanku saat pertama kali melakukan top up saldo OVO melalui driver grab. 

Jadi, apakah kamu tertarik untuk top up saldo OVO melalui driver grab?

Acer Day 2019 : Banjir Hadiah dan Cashback Jutaan Rupiah

Tidak ada komentar


Penawaran terbaik dari Acer dalam Acer Day 2019 berupa Acer point reward dengan 2 hadiah utama trip ke Korea. Selain 2 hadiah utama tersebut, masih ada 2220 hadiah lainnya yang bisa dibawa pulang yaitu 20 laptop tipis swift 3 Acer Day Edition, 200 predator gaming headset dan 2000 nitro backpak. Periode pembelian laptop dalam rangka Acer Day dimulai tanggal 18 Juli sampai 30 September 2019 akan mendapatkan garansi resmi 3 tahun.
(Kiri-kanan) Galuh Neftita-Head of Marketing Acer Indonesia,
Neno Wirawan- Consumers Sales General Manager Acer Indonesia dan
Theresia Hanydawati- Head of Consumers Product
 saat memperkenalkan laptop terbaru Acer.
Dok : Acer Indonesia

Acer Day 2019


Penawaran Acer Day 2019 salah satunya berupa laptop gaming seri Predator. Dokpri

Acer Day 2019 ini menggunakan tagar #XtraFun #XtraCool, ada 2 huruf X yang menandai Acer telah hadir di Indonesia selama 20 tahun. Selama 20 tahun ini  Acer selalu berusaha untuk menjangkau semua segmen di masyarakat Indonesia. Nah dalam rangka ulang tahunnya yang ke 20, Acer memberikan penawaran menarik dalam Acer Day 2019. Ada penawaran cashback sampai dua juta rupiah untuk pembelian laptop gaming Predator Hellios, 2 hadiah utama trip ke Korea, dan 2220 hadiah lainnya. Tapi tidak cuma itu saja, karena Acer juga memperkenalkan produk-produk terbarunya yang gahar abis untuk para gamers dan kreator. Menarik sekali ya penawaran dari Acer, apalagi buat aku yang laptopnya sudah uzur dimakan usia.

Sebelum Kenal Lebih Jauh Sama Produknya Acer, Kenalan Dulu sama Acer Point Reward.


Acer point reward adalah point yang bisa dikumpulkan oleh pelanggan saat membeli produk, dapat berupa laptop Acer, atau lini consumers Acer lainnya selama periode Acer day yaitu mulai tanggal 18 Juli sampai 30 September 2019. Terus pelanggan juga harus registrasi melalui website Acer dan telah memenuhi syarat yang ditentukan oleh pihak Acer sehingga pelanggan bisa mengumpulkan point reward sebanyak-banyaknya untuk berkesempatan memenangkan 2 trip ke Korea serta 2220 hadiah menarik lainnya.

Penjelasan tentang penawaran terbaik di Acer Day 2019 oleh Neno Wirawan. Dokpri


“Menandai hadirnya Acer selama 20 tahun di Indonesia, ini merupakan momen yang tepat bagi kami untuk kembali berbagi keseruan di Acer Day dengan beragam penawaran dan kejutan untuk pelanggan. Sebagai wujud apresiasi kami kepada pelanggan melalui Acer Day, pelanggan bisa memiliki laptop idaman dengan penawaran terbaik sekaligus berkesempatan memenangkan 2222 fun prize, mulai dari wisata ke Korea, laptop tipis Swift 3 hingga headset gaming Predator. Semuanya hanya bisa didapatkan selama periode Acer Day berlangsung,” jelas Nino Wirawan Consumers Sales General Manager Acer Indonesia saat memperkenalkan Acer Day 2019 kepada media dan blogger di Yogyakarta.

Menurut Neno, Acer berusaha untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dari berbagai segmen dengan menghadirkan berbagai laptop seri terbaru dengan penawaran istimewa. Acer juga terus berinovasi tanpa batas untuk menyediakan teknologi tercanggih dan terdepan bagi profesional, pelajar dan gamers. Ya segmen gamers yang sudah mulai diakui, sekarang sudah disediakan laptop yang mumpuni dari Acer.

Acer sebagai Brand Teknologi yang Terpercaya

Awards untuk Acer. Dokpri

Aku pernah punya notebook Acer seri Aspire One sekitar tahun 2012 yang berwarna putih walaupun akhirnya hilang 😓. Acer itu bandel dan nggak rewel kok, terus selalu berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sayangnya perpisahan dengan Acer terlalu cepat.

Sebuah brand terpercaya seperti Acer tidak pernah absen dari pameran-pameran komputer yang diselenggarakan di kota Yogyakarta. Membidik segmen mahasiswa dan pelajar, Acer tidak pernah berhenti berinovasi untuk menghadirkan produk yang terjangkau. Pembuktian bahwa Acer merupakan produk yang dipercaya pelanggan berupa Top Brand Award selama 12 tahun berturut-turut dan ICSA (Indonesian Customer Service Awards)  selama 11 tahun berturut-turut.


Jajaran Laptop dari Acer yang Dihadirkan Dalam Acer Day 2019


Stylish bersama Swift 3

Laptop tipis dan stylish Swift 3. Dok : Acer Indonesia

Laptop tipis dengan desain stylish dari Acer ini hadir dengan 3 varian yaitu Swift 3 air, Swift 3 Infinity dan Swift 3 Acer Day Edition. Nah khusus untuk varian Swift 3 ini dapat cashback setengah juta rupiah dan hadiah langsung berupa 1 unit printer Canon PIXMA. Enak banget kan beli laptop dapat printernya sekalian. Eh terus berapa sih harganya? Tenang masih terjangkau kok, harga laptop tipis dan stylish ini mulai dari Rp 6.499.000 setelah cashback.
Swift 3 Acer Day Edition. Dokpri

Laptop Gaming Nitro 5 (AN515-52)

Nitro 5 dengan desain yang gahar. Dok : www.acerid.com

Laptop ini sengaja dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan para casual gamers. Nitro 5 menghadirkan berbagai varian dan kartu grafis. Nah dalam Acer Day 2019, Nitro 5 ini hadir di Indonesia dengan spesifikasi yang didesain khusus untuk pasar Indonesia. Harga yang dibanderol mulai dari Rp 11jutaan,  cashback sampai dengan 1jutaan dan free Nitro mouse.

Concept D Untuk Para Kreator

ConceptD 5 Laptop 4K UHD. Dok : Acer Indonesia

Jajaran laptop terbaru yang diperkenalkan selama Acer Day 2019 adalah Concept D. Laptop ini didesain untuk para kreator di Indonesia agar lebih produktif bersama Concept D series. Concept D menggunakan prosesor mobile Intel Core generasi terbaru dan dukungan graphic card yang sangat pas. Terus ConceptD punya kinerja yang luar biasa, kita bisa menjalankan beberapa aplikasi kreatif sekaligus tanpa takut lemot. Nah untuk memberikan ketenangan kepada para kerator saat bekerja, ConceptD juga tidak berisik. ConceptD pemrosesannya halus nyaris tanpa suara sebesar 40dB saja.
Laptop ini juga menampilkan akurasi warna yang lebih tinggi dari 100% Adobe® RGB colour gamut dan dukungan Delta E<1,5 yang membuat output tampilan sangat baik dengan ketajaman gambar yang sangat baik dan warna yang akurat.

Nitro 7 (AN715-51) yang Gahar dan Tidak Berisik

Nitro 7, body metal, gahar tapi nggak pakai berisik. Dok : www.acerid.com

Laptop Gaming Nitro 7 memiliki desain yang ringan, tipis namun kuat karena berbahan metal. Jadi gamers bisa bermain dimana saja karena Nitro 7 kan ringan, jadi mudah dibawa kemana saja. Nitro 7 menghadirkan visual gaming yang cepat dan bebas blur dengan didukung oleh refresh rate 144 Hz dan response time 3ms.

Swift 7 yang Paling Ringan Sedunia

Swift 7. Dok : Acer Indonesia

Swift 7 pertama kali diperkenalkan dalam kampanye Acer Day 2019 di kota Yogyakarta. Swift 7 ini ringan banget, bahkan paling ringan sedunia bahkan mempunyai bezel yang sangat tipis. Swift 7 memiliki ketebalan kurang dari 1cm (9,95mm) dan beratnya tidak ada 1kg (890gram), serta screen to body rationya 92% yang berarti pengguna Swift 7 ini bisa merasakan luas layar 14" dengan dimensi laptop setara 12". Walaupun ringan, tapi laptop ini bertenaga loh dengan berbagai fitur kerennya dan fanless jadi mudah dibawa kemana saja. Bayangkan saja laptop beratnya tidak sampai 1kg, jadi tidak membuat pundak pegel saat membawanya di dalam tas.


Penawaran terbaik dari Acer. Dokpri

Selain penawaran terbaik untuk laptop berbagai seri, pelanggan yang masih penasaran ada apa aja sih di Acer Day 2019 bisa langsung mengunjungi websitenya Acer dan meramaikan kemeriahan di media sosial dengan hastag #AcerDay2019.
Memandangi Swift 3 dulu boleh ya, soalnya belum punya uang buat beli 😅. Dokpri


Tips Berpuasa Untuk si Kecil

Tidak ada komentar
sumber : suaramuhammadiyah.id


Kalau ada yang bilang bahwa mengajarkan anak kecil berpuasa merupakan sebuah penyiksaan, menurutku itu tidak benar. Berpuasa memang harus diajarkan sejak kecil kepada anak-anak, walaupun itu dimulai dengan puasa setengah hari. Waktu kecil, aku belajar puasa juga dari puasa setengah hari alias puasa mbedhug, sampai akhirnya bisa puasa seharian full.

Nah ini beberapa tips berpuasa untuk anak-anak berdasarkan pengalamanku.


  1. Hindari minum teh untuk si kecil karena anak kecil tidak boleh mengkonsumsi kafein terlalu banyak dan minum teh itu bisa bikin haus. Lebih baik minum air putih, agar kebutuhan air dalam tubuh si kecil tetap terpenuhi selama berpuasa. 
  2. Tidak lupa ajak si kecil makan sayur dan buah agar pencernaannya tetap lancar selama berpuasa. Kebutuhan serat dan vitamin si kecil harus terpenuhi selama berlatih puasa kan. Puasa setengah hari juga tidak masalah, kan namanya baru belajar. Ada yang berpendapat bahwa puasa untuk anak kecil sampai duhur aja, tanpa dilanjutkan kembali. Tapi ada juga yang melanjutkan puasanya setelah duhur. Nah dulu aku diajarkan oleh ibu berpuasa setengah hari, kemudian dilanjutkan lagi puasanya setelah duhur. 
  3. Melakukan aktifitas yang baru agar waktu berpuasa tidak terasa lama. Sewaktu kecil, ibu biasanya mengajakku untuk melakukan aktifitas yang baru agar puasa tidak terasa lama. Biasanya menjelang lebaran, aku membantu ibu membuat kue kering untuk lebaran. Jadi tidak terasa waktu berbuka sudah dekat karena aku banyak melakukan aktifitas. 
  4. Mempersiapkan menu kejutan di setiap buka puasa as a reward. Menu kejutan selama berpuasa akan menarik minat si kecil saat berbuka puasa. Ibu dulu sering menyiapkan menu kesukaanku (tapi nggak bilang-bilang dulu) jadi seperti kejutan. Terus bikin penasaran besoknya bakal ada menu kejutan apalagi ya? 
  5. Terus edukasi si kecil tentang keutamaan berpuasa di bulan Ramadan. Edukasinya bisa berupa bercerita menjelang tidur atau melalui sarana edukasi lainnya seperti youtube.
  6. Terakhir, membuat  buku kegiatan ramadan yang menarik,  versi kita sendiri untuk si kecil.