Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan

The Baldys Brand Ambassador Terbaru Lemonilo, Representasi Keluarga Sehat Indonesia

Tidak ada komentar
The Baldys Brand Ambassador Lemonilo
Dok : Lemonilo
edited by me using Canva

Mendengar nama brand Lemonilo, yang terlintas dalam pikiranku adalah mie instan berbahan alami yang jauh lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi anggota keluarga. Walaupun harga mie instan Lemonilo sedikit diatas rata-rata harga mie instan pada umumnya, tapi tidak masalah buat keluargaku karena kesehatan itu harus diutamakan. Jadi setelah makan mie instan Lemonilo tuh tidak merasa bersalah sama tubuh kita. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang, harus lebih hati-hati memilih makanan agar tetap sehat. Oleh karena itu mie instan Lemonilo wajib masuk daftar belanjaan bulanan.

Kenalan Dulu Sama Lemonilo


Lemonilo sudah meluncurkan 40 produk
Lemonilo sudah meluncurkan sekitar 40 produk.
Dok : Lemonilo


Lemonilo merupakan sebuah brand healthy lifestyle consumer goods yang menjadi pioneer penyedia produk makanan sehat berbahan alami dan bebas 100+ bahan berbahaya. Startup Lemonilo dibangun oleh tiga anak muda Indonesia yaitu Johannes Ardiant (Chief Product & Technology), Ronald Wijaya (Co-CEO) dan Shinta Nurfauzia (Co-CEO).

Nah dikarenakan berbasis start up, Lemonilo tidak berhenti berinovasi untuk menghadirkan produk-produk makanan sehat berbahan alami bagi masyarakat Indonesia. Bahkan salah satu visi Lemonilo adalah menyehatkan masyarakat Indonesia. Yes Lemonilo mendorong masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sehat dengan mudah, enak dan terjangkau.

Founder Lemonilo yaitu Ronald Wijaya Johannes Ardiant dan Shinta Nurfauzia
Founder Lemonilo.
Dok : Lemonilo


Produk-produk Lemonilo sampai saat ini sudah ada sekitar 40. Dari banyaknya produk Lemonilo, best sellernya adalah mie instan Lemonilo. Mie instan Lemonilo dibuat dari bahan alami dan  sama sekali tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya seperti pewarna buatan, perisa, serta pengawet. Tapi mie instan Lemonilo juga tetap memberikan rasa yang lezat, tidak kalah dengan mie instan pada umumnya.

Mie instan Lemonilo goreng dan kuah
Mie instan Lemonilo.
Dok : Lemonilo


Nah mie instan Lemonilo ini adalah first solution yang dihadirkan Lemonilo kepada keluarga Indonesia agar mengkonsumsi makanan sehat yang mudah didapatkan dengan harga terjangkau. Selain mie instan, Lemonilo juga menghadirkan bumbu masak, camilan bahkan handsanitizer lho, jadi komitmen Lemonilo untuk membuat healthy lifestyle consumer goods itu tidak main-main.

Sekarang Kenalan sama The Baldys

Dok : Lemonilo

Aku udah excited banget waktu Lemonilo  akan mengadakan konferensi pers bersama The Baldys.Tidak hanya karena Brand Amabassadornya yang sangat menginspirasi, tapi sejak awal memang aku ingin kenal lebih dekat lagi dengan Lemonilo. Maklum selama ini kenalan sama Lemonilo waktu belanja bulanan di supermarket. Hihi 


The Baldys.
Dok : Lemonilo


Oke mari kita kenalan dengan The Baldys , brand Ambassador terbaru Lemonilo. The Baldys adalah nama keluarga dari pasangan Baldy Mulia Putra dengan Nola "Be 3" beserta ketiga putra putri mereka yaitu Naura, Bevan dan Neona. Nah kedua putri The Baldys ini merupakan penyanyi cilik yang merupakn idola anak-anak dan orang tua.
Pernah mendengar konser dongeng Naura? Nah ini merupakan salah satu perjalanan The Baldys dalam dunia hiburan tanah air. Kehadiran Keluarga The Baldys dalam industri hiburan tanah air mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat Indonesia.

Lemonilo Memilih The Baldys Sebagai Brand Ambassador

Keluarga Thd Baldys menuju press conference.
Dok : Lemonilo

Dalam press conference, The Baldys sempat menceritakan bahwa sebelum bekerjasama dengan Lemonilo mereka mencoba produk mie instan Lemonilo terlebih dahulu. Tujuannya untuk mengenalkan Lemonilo kepada putra putri mereka yang sedang dalam masa pertumbuhan tanpa rasa khawatir dengan kesehatan.

Founder Lemonilo
 saat press conference melalui zoom.
Dokpri


Lemonilo sangat senang dapat berkolaborasi dengan keluarga The Baldys. Keluarga ini memiliki misi yang selaras dengan Lemonilo sebagai brand yang ingin membuat gaya hidup sehat bisa diakses oleh siapa saja dan menjadikan hidup sehat sebagai sesuatu yang normal.--Shinta Nurfauzia

The Baldys merupakan role model keluarga hebat Indonesia. Kekompakan dan keseruan mereka tidak hanya terjadi di atas panggung, tetapi juga di dalam kehidupan nyata.

Melihat keselarasan misi Lemonilo dan The Baldys akhirnya mengantarkan keduanya untuk berkolaborasi. Melalui kolaborasi ini diharapkan masyarakat dan penggemar The Baldys dapat memahami pentingnya hidup sehat dimulai dari lingkup keluarga. Selain itu bisa lebih dekat dengan idola mereka dan menjadi inspirasi keluarga yang menerapkan healthy lifestyle.

The Baldys saat press conference Lemonilo.
Dokpri


Excited dan bahagia banget bisa menjadi bagian dari keluarga Lemonilo sekaligus dipercaya menjadi Brand Ambassador produk mie Instan Lemonilo. Karena Mie Lemonilo ini terbuat dari bahan alami,tanpa penyedap rasa, pengawet, dan juga tanpa pewarna buatan sehingga sangat aman dikonsumi oleh keluarga kami. Kesehatan adalah yang utama, terlebih dengan kondisi pandemi ini di mana gaya hidup sehat sudah menjadi kebutuhan mutlak agar imunitas tubuh juga selalu terjaga --The Baldys.


Nah gimana teman-teman, sudah siap melakukan healty lifestyle bersama Lemonilo dan The Baldys? Atau malah sudah nyetok mie instan Lemonilo di rumah?
Kalau aku sih jawabannya YES semua. 😁

Jejak Sang Jenderal Besar di Lereng Menoreh

Tidak ada komentar

Jejak Sang Jenderal Besar
ditandai dengan monumen MBKD.
Dokpri

Kabut mulai menghilang seiring dengan munculnya sinar-sinar sang surya dari ufuk timur. Kadang masih terdengar suara kokokan ayam hutan di seberang sana, sebelum tergerus oleh deruman kendaraan  bermotor yang lewat.

Pagi yang dingin mulai berubah menjadi hangat dengan pancaran sinar sang surya yang menerobos daun-daunan. Pancaran sinar sang surya juga menerobos rumah-rumah penduduk, menemani mereka memulai aktifitas. Selain ditemani oleh kehangatan sinar sang surya, ada pemandangan yang luar biasa.

Hewan berbulu yang kesetiannya tidak pernah diragukan lagi itu berjalan disamping tuannya, sepertinya mengantar sang tuan menuju tempat tujuannya. Entah itu ke sawah, kebun atau bahkan menuju pasar. 

Hari itu 2 Juli 2019, sebuah perjalanan napak tilas diadakan oleh Dinas Kebudayaan Kulon Progo. Keriuhan yang ada di pasar diimbangi dengan kedatangan para peserta napak tilas di balai Desa Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo. Pasar itu memang terletak bersebelahan dengan balai desa Banjarasri. Beberapa panitia terlihat sibuk mempersiapkan acara napak tilas tersebut.

Peserta Napak Tilas. Dokpri

Jejak Sang Jenderal Besar Masih Terukir Indah Disini.

Sambutan kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo. Dokpri


Acara yang bertema Napak Tilas Perjuangan Abdul Haris Nasution ini diikuti oleh siswa-siswi SMA/K se-Kulon Progo, Komunitas Sejarah, Mahasiswa Sejarah, Guru dan berbagai pejabat dinas terkait. Semangat untuk kembali menengok sejarah perjuangan bangsa demi masa depan digelorakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo.
Ahmad Athoillah, Dosen dan Sejarwan Kulon Progo
 menunjukkan foto dari Simbah Nitirejo Kakung.
 Dokpri

Ahmad Athoillah, dosen sekaligus Sejarawan yang berasal dari Kulon Progo dan masih meneliti berbagai sejarah di wilayah Kulon Progo hadir memberikan materi dalam acara tersebut.

Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, seorang pahlawan nasional yang dikenal dengan sebutan Pak Nas ternyata pernah tinggal selama 2 bulan di Borogunung, Banjarasri, Kalibawang.

Abdul Haris Nasution. Dok : Kemdikbud RI

Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution lahir di Kontanopan, Sumatera Utara, Hindia Belanda pada 3 Desember 1918--Meninggal di Jakarta, Indonesia pada 6 September 2000. (wikipedia)

Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948 ke Yogyakarta membuat tentara republik banyak yang mengungsi. Atas perintah Sri Sultan Hamengku Buwono IX, seluruh warga Kasultanan memang disarankan untuk mengungsi ke wilayah lereng menoreh.

Pimpinan tentara republik bahkan memindahkan MBKD ke luar kota Yogyakarta dan anak buahnya membaur dengan penduduk. Banyaknya warga Jogja yang mengungsi ke lereng menoreh, salah satunya ke Borogunung, Banjarasri membuat warga asli tidak terlalu memperhatikan siapa saja yang datang ke tempat tinggal mereka.

Pemandangan luar biasa di Borogunung. Dokpri


"Bahkan di tahun 1948 itu tentara republik pernah membawa senjata di dalam peti menggunakan keranda. Kemudian mereka berjalan ke atas seolah membawa jenazah", jelas Ahmad Athoillah dalam materinya.

Terus kenapa pak Nas tidak ketahuan saat mengungsi ke Borogunung? 

Hal ini tidak luput dari peran lurah Banjarasri saat itu. Beliau menerima informasi bahwa ada seorang guru dari sumatera ikut mengungsi ke Borogunung bernama Abdul Haris. Kemudian dengan tangan terbuka,  seorang warga bernama Nitirejo bersedia memberikan tempat tinggal untuk guru tersebut di rumahnya.

"Keseharian pak Nas di rumah simbah Nitirejo adalah menulis surat dan mendengarkan radio. Tidak semua orang bisa menemui pak Nas", jelas putra simbah Nitirejo saat kami mengunjungi rumahnya. Tahun lalu, saat komunitas Sesaba Adikarta mengunjungi simbah Nitirejo putri, beliau masih bisa duduk bersama. Sayangnya saksi sejarah yang dulu selalu menyiapkan makanan untuk Pak Nas selama tinggal di Borogunung ini sekarang kesehatannya sudah mulai menurun.
Foto pak Nas di rumah putra dari Simbah Nitirejo. Dokpri

Beberapa peninggalan Pak Nas masih disimpan rapi di rumah putra simbah Nitirejo. Sepasang meja-kursi lawasan tempat pak Nas mendengarkan radio dan menulis surat, kemudian ada foto hitam putih pak Nas muda yang dipigura namun sudah buram termakan usia, dan yang terkahir adalah bintang kehormatan pemberian ABRI untuk simbah Nitirejo. Foto bintang kehormatan bisa dilihat di media sosial milik Watespahpoh.

Sudah 19 tahun pak Nas meninggalkan kita semua tetapi kisah perjuangannya akan selalu dikenang.

Pak Nas di Markas Besar Komando Djawa



Agresi Militer Belanda II pada mau tidak mau membuat tentara republik menyusun strategi perang gerilya agar tidak mudah tertangkap oleh musuh. Sebelumnya markas MBKD ada di lereng merapi, tetapi atas inisiatif pak Nas markas MBKD pos X2 dipindahkan ke lereng menoreh tepatnya di Borogunung. Pak Nas yang saat itu berpangkat sebagai Kolonel tentu juga menyusun strategi dari rumah Nitirejo.
Batuan di lereng bukit yang dikenal dengan nama "watu keker" adalah tempat pengintaian yang sangat strategis bagi pak Nas dan anak buahnya.

Peran vital MBKD pos X2 adalah menyebar luaskan berita dan perintah terkait perang gerilya yang dilaksanakan oleh tentara republik. Selain itu MBKD pos X2 juga merupakan penghubung antara MBKD pos X yang berada di kota Yogyakarta.
Proses komunikasi dilakukan melalui radiogram dengan tenaga baterai yang dirakit sendiri, pengisian tenaga baterai dilakukan oleh warga desa Borogunung melalui pembangkit yang dikayuh seperti sepeda. Selain itu surat menyurat kepada pemimpin Republik Indonesia dilakukan dengan menitipkan surat lewat pesawat UNCI secara diam-diam.(Sejarah Indonesia : Kemdikbud)

Monumen MBKD pos X2

Seekor anjing yang duduk di depan monumen MBKD saat aku berfoto. Dokpri

Sebagai salah satu tempat persembunyian yang tidak terjangkau oleh musuh, sebuah monumen didirikan  oleh pemerintah setelah keadaan membaik . Monumen Markas Besar Komando Djawa, bergambar bintang kehormatan dengan beberapa tulisan yang menggambarkan keadaan saat itu di bagian depan dan belakang monumen. Letak monumen tidak jauh dari balai desa Banjarasri, paling hanya 200 meter dengan jalanan agak menanjak. Monumen terlihat masih berdiri kokoh membelah langit Borogunung yang berwarna biru saat itu.

Bagian belakang monumen MBKD. Dokpri

Pemandangan alam lereng menoreh yang luar biasa , menyimpan cerita sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang tidak pernah terhapus oleh waktu. Selagi ada waktu, berkunjunglah ke Borogunung untuk mengingat perjuangan pahlawan kita dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, agar kita tidak lupa dengan jati diri bangsa ini.









Grand Prize Jutaan Rupiah dari Sobatku Mampir ke Yogyakarta

Tidak ada komentar

Pengundian Grand Prize Sobatku. Dokpri

Waktu masih duduk di bangku kuliah, dosenku pernah memprediksi tentang kemunculan Financial Technology (Fintech) yang membuat bank tidak membutuhkan teller dan cabang. Aku belum bisa nyantol dengan prediksi dosenku saat itu, tapi kenyataannya sekarang Financial Technology (Fintech) sudah ada di depan mata dan siap menyambut era industri 4.0.  Adalah Sobatku, aplikasi tabungan online  yang memudahkan transaksi finansial tanpa harus bertemu teller dan meluangkan waktu ke Bank. Cukup dengan smartphone, transaksi finansial bisa dilakukan tanpa membuang-buang waktu antri ke teller bank.

Kenalan Dulu sama Tabungan Online Sobatku

Aplikasli mobile Sobatku. Dokpri

Jujur ini pertama kalinya aku mengenal tabungan online, tanpa ATM dan tanpa ribet ke bank untuk buka rekening. Berbagai kemudahan untuk membuka tabungan online Sobatku ditawarkan kepada kita. Cukup download aplikasi Sobatku di playstore, lalu instal dan ikuti petunjuk selanjutnya. Hal penting yang harus dipersiapkan adalah  identitas diri berupa kartu tanda penduduk.

Aplikasi juga akan meminta foto selfie kita bersama dengan KTP di tangan untuk melakukan verifikasi. Nah verifikasi ini biasanya dilakukan 1x24 jam, setelah itu Sobatku akan mengirimkan tanda cinta yang berisi penerimaan verifikasi  melalui surat elektronik. Dalam aplikasi tabungan online Sobatku, nomer handphone kita merupakan nomer rekening. Jadi tidak perlu mencatat nomer rekening baru.

Menu di dalam aplikasi Sobatku. Dokpri


Sobatku merupakan aplikasi tabungan online kerjasama antara  KSP (Koperasi Simpan Pinjam) Sahabat Mitra Sejati (dengan merk dagang Sahabat UKM) dengan Bank Sahabat Sampoerna. Anggapan bahwa koperasi belum bisa mengikuti  perkembangan jaman ditepis dengan peluncuran Sobatku di tahun 2017. Nah sejak diluncurkan, Sobatku sudah memiliki 100.000 nasabah yang aktif menabung dan bertransaksi di aplikasi online ini. Terus kita tidak perlu khawatir dengan aplikasi tabungan online Sobatku karena KSP Sahabat Mitra Sejati sudah memiliki ijin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk mengakses sistem layanan informasi keuangan (SILK).

Kemudahan Transaksi Keuangan Menggunakan Sobatku

Top up Gopay Customer via Sobatku. Dokpri

Sebelum memutuskan untuk membuka rekening, tentu yang akan kita cek adalah aman atau tidaknya transaksi yang dilakukan dalam aplikasi tersebut.

"Aku pernah punya pengalaman buruk bertransaksi menggunakan ATM. Aku tidak melakukan tarik tunai di ATM yang tertulis dalam buku Tabungan, tapi uangku hilang tak berbekas dan pihak Bank tentu tidak mau disalahkan"
Pengalaman buruk tersebut selalu aku jadikan acuan saat memilih bank untuk membuka rekening. Tapi ini tidak terjadi di rekenkng Sobatku, karena setelah log in dengan PIN untuk masuk ke akun Sobatku,  ternyata Sobatku masih meminta PIN saat kita bertransaksi. Bahkan untuk pembayaran di Alfamart, kita diberi nomor Token melalui SMS.

FYI, Sobatku tidak memungut biaya administrasi per bulan dan tidak ada rekening minimal yang harus tersimpan di Sobatku. Terus kalau mau menabung ke rekening Sobatku cukup ke Alfamart terdekat dan jumlah yang disetor ke rekening mulai dari Rp 10.000 saja.

Kemarin aku mencoba untuk top up gopay customer melalui rekening Sobatku. Soalnya pas mau pulang, pas butuh gojek, pas uang cashnya habis😁 jadi top up gopay adalah prioritas utama.  Asal ada jaringan internet yang lancar dan tidak lupa nomor PIN, transaksi tidak membutuhkan waktu lama.

Selain untuk top up gopay customer, transaksi lain yang bisa digunakan dengan rekening Sobatku adalah pembayaran listrik, pembayaran asuransi, pembelian pulsa, pembayaran PDAM, pembayaran tiket kereta api, berbelanja di alfamart/alfamidi dan fitur lainnya yang memudahkan pelanggan.

Program Undian Grand Prize Sobatku

Undian Grand Prize Sobatku
 di Ambarrukmo Plaza Yogyakarta.
Dokpri

Selain kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh Sobatku, ternyata Sobatku punya program Undian Grand Prize yang diselenggarakan di berbagai kota. Setelah sukses menyelenggarakan Undian Grand Prize di berbagai kota, pada tanggal 14 Juli 2019 Sobatku mampir ke Ambarrukmo Plaza Yogyakarta untuk mewujudkan impian pengguna Sobatku melalui program Undian Grand Prize dengan hadiah utama 100juta dan 4 Paket Umroh untuk 4 pemenang. Dalam acara undian Grand Prize ke-8 ini, Sobatku juga mengundi satu paket umroh khusus untuk warga DIY-Jateng melalui program Jutawan Sobatku.
Konferensi pers sebelum undian berlangsung. Dokpri

“Berkaca dari pengundian di Surabaya pada Mei 2019, antusiasme masyarakat untuk mengikuti Pesta Jutawan SOBATKU sangat tinggi. Oleh karenanya kali ini semua orang yang hadir, selama memiliki KTP DIY dan Jawa Tengah, bisa ikut program Jutawan ini. Jadi tidak terbatas untuk warga Jogjakarta saja, tapi seluruh warga yang berdomisili di DIY dan Jawa Tengah. Acara ini juga sebagai ajang silaturahmi anggota pengguna jasa kami” ujar Ceppy Y. Mulyana, Ketua KSP Sahabat Mitra Sejati

Dalam acara undian Grand Prize Sobatku ini, Ceppy Y. Mulyana tidak hadir sendirian. Beliau ditemani oleh Hengky Suryaputra dari Bank Sahabat Sampoerna, Oktavia Laksmi selaku Fintech Product Activation Division Head Sobatku, Ir.Luhur Pradjarto (Deputi Menteri Bid. Kelembagaan), Suparno SE. MM (Deputi Menteri Bid.Pengawasan), DR. Agung Sudjatmoko MM ( ketua dewan koperasi Indonesia) dan general manager Ambarrukmo Plaza Yogyakarta, Surya Ananta.

Undian berhadiah jutaan rupiah dari Sobatku.
Dokpri


Pengundian hadiah dimulai dengan undian bulanan yang memenangkan hadiah uang tunai dari ratusan juta rupiah sampai 10 juta. Kemudian pada puncaknya, hadiah utama grand prize 100 juta rupiah diundi dan 4 paket umroh diberikan kepada 4 pemenang undian.

Pemenang hadiah umroh dari program Jutawan Sobatku.
 Dokpri

 Setelah itu, undian khusus yang dinamakan Jutawan Sobatku akan diundi di kota yang disinggahi seperti saat di Yogyakarta. Pemenang undian program Jutawan Sobatku harus hadir ditempat dan tidak bisa diwakilkan. Selamat ya untuk para pemenang!

Penampilan Pongki Barata & The Dangerous Band
dipadati pengunjung Ambarrukmo plaza.
Dokpri


Acara Undian Grand Prize Sobatku juga dimeriahkan dengan penampilan juara pertama Kpop Dance Competition. Sorak sorai para ABG sampai memekakkan telingaku saat melihat idola mereka tampil. Setelah itu, Pongki Barata and The Dangerous Band hadir menampilkan lagu-lagu hitsnya sambil menyapa para pengunjung Ambarrukmo Plaza yang mampir ke depan panggung dan sekaligus menutup acara pengundian Grand Prize Sobatku di Yogyakarta.
Disediakan spot untuk berfoto
saat event pengundian Grand Prize Sobatku.
Dokpri



Acer Day 2019 : Banjir Hadiah dan Cashback Jutaan Rupiah

Tidak ada komentar


Penawaran terbaik dari Acer dalam Acer Day 2019 berupa Acer point reward dengan 2 hadiah utama trip ke Korea. Selain 2 hadiah utama tersebut, masih ada 2220 hadiah lainnya yang bisa dibawa pulang yaitu 20 laptop tipis swift 3 Acer Day Edition, 200 predator gaming headset dan 2000 nitro backpak. Periode pembelian laptop dalam rangka Acer Day dimulai tanggal 18 Juli sampai 30 September 2019 akan mendapatkan garansi resmi 3 tahun.
(Kiri-kanan) Galuh Neftita-Head of Marketing Acer Indonesia,
Neno Wirawan- Consumers Sales General Manager Acer Indonesia dan
Theresia Hanydawati- Head of Consumers Product
 saat memperkenalkan laptop terbaru Acer.
Dok : Acer Indonesia

Acer Day 2019


Penawaran Acer Day 2019 salah satunya berupa laptop gaming seri Predator. Dokpri

Acer Day 2019 ini menggunakan tagar #XtraFun #XtraCool, ada 2 huruf X yang menandai Acer telah hadir di Indonesia selama 20 tahun. Selama 20 tahun ini  Acer selalu berusaha untuk menjangkau semua segmen di masyarakat Indonesia. Nah dalam rangka ulang tahunnya yang ke 20, Acer memberikan penawaran menarik dalam Acer Day 2019. Ada penawaran cashback sampai dua juta rupiah untuk pembelian laptop gaming Predator Hellios, 2 hadiah utama trip ke Korea, dan 2220 hadiah lainnya. Tapi tidak cuma itu saja, karena Acer juga memperkenalkan produk-produk terbarunya yang gahar abis untuk para gamers dan kreator. Menarik sekali ya penawaran dari Acer, apalagi buat aku yang laptopnya sudah uzur dimakan usia.

Sebelum Kenal Lebih Jauh Sama Produknya Acer, Kenalan Dulu sama Acer Point Reward.


Acer point reward adalah point yang bisa dikumpulkan oleh pelanggan saat membeli produk, dapat berupa laptop Acer, atau lini consumers Acer lainnya selama periode Acer day yaitu mulai tanggal 18 Juli sampai 30 September 2019. Terus pelanggan juga harus registrasi melalui website Acer dan telah memenuhi syarat yang ditentukan oleh pihak Acer sehingga pelanggan bisa mengumpulkan point reward sebanyak-banyaknya untuk berkesempatan memenangkan 2 trip ke Korea serta 2220 hadiah menarik lainnya.

Penjelasan tentang penawaran terbaik di Acer Day 2019 oleh Neno Wirawan. Dokpri


“Menandai hadirnya Acer selama 20 tahun di Indonesia, ini merupakan momen yang tepat bagi kami untuk kembali berbagi keseruan di Acer Day dengan beragam penawaran dan kejutan untuk pelanggan. Sebagai wujud apresiasi kami kepada pelanggan melalui Acer Day, pelanggan bisa memiliki laptop idaman dengan penawaran terbaik sekaligus berkesempatan memenangkan 2222 fun prize, mulai dari wisata ke Korea, laptop tipis Swift 3 hingga headset gaming Predator. Semuanya hanya bisa didapatkan selama periode Acer Day berlangsung,” jelas Nino Wirawan Consumers Sales General Manager Acer Indonesia saat memperkenalkan Acer Day 2019 kepada media dan blogger di Yogyakarta.

Menurut Neno, Acer berusaha untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dari berbagai segmen dengan menghadirkan berbagai laptop seri terbaru dengan penawaran istimewa. Acer juga terus berinovasi tanpa batas untuk menyediakan teknologi tercanggih dan terdepan bagi profesional, pelajar dan gamers. Ya segmen gamers yang sudah mulai diakui, sekarang sudah disediakan laptop yang mumpuni dari Acer.

Acer sebagai Brand Teknologi yang Terpercaya

Awards untuk Acer. Dokpri

Aku pernah punya notebook Acer seri Aspire One sekitar tahun 2012 yang berwarna putih walaupun akhirnya hilang 😓. Acer itu bandel dan nggak rewel kok, terus selalu berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sayangnya perpisahan dengan Acer terlalu cepat.

Sebuah brand terpercaya seperti Acer tidak pernah absen dari pameran-pameran komputer yang diselenggarakan di kota Yogyakarta. Membidik segmen mahasiswa dan pelajar, Acer tidak pernah berhenti berinovasi untuk menghadirkan produk yang terjangkau. Pembuktian bahwa Acer merupakan produk yang dipercaya pelanggan berupa Top Brand Award selama 12 tahun berturut-turut dan ICSA (Indonesian Customer Service Awards)  selama 11 tahun berturut-turut.


Jajaran Laptop dari Acer yang Dihadirkan Dalam Acer Day 2019


Stylish bersama Swift 3

Laptop tipis dan stylish Swift 3. Dok : Acer Indonesia

Laptop tipis dengan desain stylish dari Acer ini hadir dengan 3 varian yaitu Swift 3 air, Swift 3 Infinity dan Swift 3 Acer Day Edition. Nah khusus untuk varian Swift 3 ini dapat cashback setengah juta rupiah dan hadiah langsung berupa 1 unit printer Canon PIXMA. Enak banget kan beli laptop dapat printernya sekalian. Eh terus berapa sih harganya? Tenang masih terjangkau kok, harga laptop tipis dan stylish ini mulai dari Rp 6.499.000 setelah cashback.
Swift 3 Acer Day Edition. Dokpri

Laptop Gaming Nitro 5 (AN515-52)

Nitro 5 dengan desain yang gahar. Dok : www.acerid.com

Laptop ini sengaja dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan para casual gamers. Nitro 5 menghadirkan berbagai varian dan kartu grafis. Nah dalam Acer Day 2019, Nitro 5 ini hadir di Indonesia dengan spesifikasi yang didesain khusus untuk pasar Indonesia. Harga yang dibanderol mulai dari Rp 11jutaan,  cashback sampai dengan 1jutaan dan free Nitro mouse.

Concept D Untuk Para Kreator

ConceptD 5 Laptop 4K UHD. Dok : Acer Indonesia

Jajaran laptop terbaru yang diperkenalkan selama Acer Day 2019 adalah Concept D. Laptop ini didesain untuk para kreator di Indonesia agar lebih produktif bersama Concept D series. Concept D menggunakan prosesor mobile Intel Core generasi terbaru dan dukungan graphic card yang sangat pas. Terus ConceptD punya kinerja yang luar biasa, kita bisa menjalankan beberapa aplikasi kreatif sekaligus tanpa takut lemot. Nah untuk memberikan ketenangan kepada para kerator saat bekerja, ConceptD juga tidak berisik. ConceptD pemrosesannya halus nyaris tanpa suara sebesar 40dB saja.
Laptop ini juga menampilkan akurasi warna yang lebih tinggi dari 100% Adobe® RGB colour gamut dan dukungan Delta E<1,5 yang membuat output tampilan sangat baik dengan ketajaman gambar yang sangat baik dan warna yang akurat.

Nitro 7 (AN715-51) yang Gahar dan Tidak Berisik

Nitro 7, body metal, gahar tapi nggak pakai berisik. Dok : www.acerid.com

Laptop Gaming Nitro 7 memiliki desain yang ringan, tipis namun kuat karena berbahan metal. Jadi gamers bisa bermain dimana saja karena Nitro 7 kan ringan, jadi mudah dibawa kemana saja. Nitro 7 menghadirkan visual gaming yang cepat dan bebas blur dengan didukung oleh refresh rate 144 Hz dan response time 3ms.

Swift 7 yang Paling Ringan Sedunia

Swift 7. Dok : Acer Indonesia

Swift 7 pertama kali diperkenalkan dalam kampanye Acer Day 2019 di kota Yogyakarta. Swift 7 ini ringan banget, bahkan paling ringan sedunia bahkan mempunyai bezel yang sangat tipis. Swift 7 memiliki ketebalan kurang dari 1cm (9,95mm) dan beratnya tidak ada 1kg (890gram), serta screen to body rationya 92% yang berarti pengguna Swift 7 ini bisa merasakan luas layar 14" dengan dimensi laptop setara 12". Walaupun ringan, tapi laptop ini bertenaga loh dengan berbagai fitur kerennya dan fanless jadi mudah dibawa kemana saja. Bayangkan saja laptop beratnya tidak sampai 1kg, jadi tidak membuat pundak pegel saat membawanya di dalam tas.


Penawaran terbaik dari Acer. Dokpri

Selain penawaran terbaik untuk laptop berbagai seri, pelanggan yang masih penasaran ada apa aja sih di Acer Day 2019 bisa langsung mengunjungi websitenya Acer dan meramaikan kemeriahan di media sosial dengan hastag #AcerDay2019.
Memandangi Swift 3 dulu boleh ya, soalnya belum punya uang buat beli 😅. Dokpri


Kemeriahan Pembukaan LKS SMK 2019 di Yogyakarta

Tidak ada komentar

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Sekjen Kemdikbud resmi membuka LKS SMK XXVII. Dokpri

Yogyakarta sebagai kota pendidikan, tentu namanya sudah tidak asing lagi bagi  para pelajar. Tahun ini Yogyakarta bahkan ditunjuk sebagai tuan rumah dalam Lomba Kompetensi Siswa SMK 2019.
Banner LKS SMK 2019. Dokpri

Suasana di Sportorium UMY sebelum pembukaan LKS SMK 2019 dimulai. Dokpri

Pada tanggal 8 Juli 2019, pembukaan Kompetisi LKS 2019 dihelat secara meriah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dalam acara pembukaan ini dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Direktur pembinaan SMK, Sekjen Kemdikbud dan berbagai pejabat terkait. LKS sebagai ajang kompetisi bagi para siswa SMK juga diikuti oleh 34 kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia. Sementara itu ada 32 kategori lomba berskala nasional yang disajikan selama acar LKS SMK 2019 berlangsung. Beberapa tempat yang digunakan untuk lomba yaitu JEC (Jogja Expo Center), Fakultas Teknik Universitas  Negeri Yogyakarta, SMK 6 Yogyakarta dan Grand Dafam. Semua informasi tentang Lomba Kompetensi Siswa SMK 2019 ini juga bisa dilihat di akun media sosial Dikdasmen Kemdikbud seperti instagram dan twitter @DikdasmenDikbud .
Beruntung sekali aku dapat mengabadikan momen acara ini dalam bentuk tulisan.
Flyer LKS. Sumber : Dikdasmen Kemdikbud

Suasana di dalam Sportorium UMY saat pembukaan. Dokpri

Sebelum memasuki acara pembukaan, para kontingen diarahkan untuk memasuki Sportorium UMY dan menduduki tempat sesuai dengan nama asal daerahnya masing-masing. Sementara itu, penampilan orkes tiup dari SMK N 2 Kasihan Bantul menemani para kontingen yang sudah memasuki ruangan. Orkes tiup tidak hanya menyanyikan lagu berbahasa Indonesia, tetapi menyanyikan lagu daerah.  Hal ini dilakukan sebagai bagian dari menyambut tamu luar daerah yang hadir di Sportorium UMY.

Penampilan kontingen dari DIY saat parade. Dokpri
Perkenalan para kontingen dari 34 provinsi di Indonesia dilakukan dengan cara parade. Parade ini menampilkan pakaian adat masing-masing daerah yang diikuti dengan pemakaian batik khas setiap provinsi oleh para kontingen. Misalnya kontingen laki-laki dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang menggunakan pakaian adat lengkap dengan blangkonnya. Kemudian diiringi oleh teman-temannya yang menggunakan batik khas Jogja. Kalau kontingen laki-laki dari Jawa Barat malah menggunakan ikat kepala khas, seperti yang sering dipakai Kang Emil.

Tarian Sang Mataram. Dokpri

Setelah parade selesai, disajikan tarian Sang Mataram yang menggambarkan sosok Sultan Agung sang pahlawan nasional dari Yogyakarta yang gigih melawan VOC di Batavia. Sebelum acara inti dimulai, dinyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza oleh seluruh hadirin untuk mengingatkan kita bahwa kita satu Indonesia.

Pembukaan LKS SMK 2019

"LKS SMK ini merupakan ajang tahunan, dari ajang ini Kemendikbud jadi tau sejauh mana kompetensi yang dimiliki para siswa SMK", jelas Dr.Ir M Bakrun, MM selaku  Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud pada saat membacakan laporan pembukaan LKS 2019 . Tidak lupa beliau berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung acara LKS 2019. Dalam kegiatan kompetisi siswa SMK ini juga diadakan pameran produk dari 34 provinsi, job matching, workshop dan sertifikasi profesi.
Sambutan dari Sekjen Kemdikbud, Didi Suhardi Ph.d (Dokpri)

Selanjutnya sambutan dari Menteri Pendidikan yang diwakili oleh Didi Suhardi Ph.d selaku Sekjen Kemdikbud. Berbagai evaluasi harus dilakukan agar siswa siswi SMK bisa bersaing dalam menyonsong era Industri 4.0 ini, salah satunya evaluasi jurusan. "misalnya jurusan administrasi, semua anak bisa mengisi pekerjaan tersebut termasuk dari SMA. Jadi sudah tidak perlu lagi SMK memiliki jurusan administrasi, lebih baik dibuka jurusan lain yang lebih dibutuhkan di dunia kerja ,"tambahnya saat melakukan sambutan.

Sambutan terakhir dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang kurang lebih berisi bahwa Pemda DIY sangat mengapresiasi acara ini dan mendukung sepenuhnya LKS 2019. Selain itu, beberapa manfaat dari acara LKS sudah dibuktikan dengan membawa dampak positif bagi siswa SMK untuk berkompetisi di ajang internasional. Acara resmi dibuka oleh Sri Sultan dengan membunyikan Kenong bersama Sekjen Kemdikbud RI.
Siswa siswi SMK yang akan menerima penyerahan sertifikat uji kompetensi secara simbolis. Dokpri

Setelah acara resmi dibuka, ada penyerahan sertifikat secara simbolis kepada beberapa siwa siswi SMK yang telah melakukan uji kompetensi sesuai bidangnya. Nah uji kompetensi siswa siswi SMK ini dilakukan oleh lembaga penguji yang kompeten yaitu LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang diakui oleh  BNSP ( Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Penampilan Brisia Jodie saat menyanyikan lagu berjudul Tanah Airku. Dokpri

Kemeriahan pembukaan LKS 2019 setelah acara ramah tamah terasa semakin meriah dengan kehadiran penyanyi asal Yogyakarta, Brisia Jodie.
Para kontingen terlihat semakin antusias dengan finalis Indonesian Idol tahun 2018 ini apalagi saat Brisia Jodie mengajak salah satu kontingen untuk bernyanyi bersama. Tidak lupa Brisia Jodie juga berpesan kepada para kontingen untuk terus berkarya. Acara pembukaan LKS SMK 2019 kemudian ditutup dengan Orkes Tiup SMK N 2 Kasihan, Bantul yang menyanyikan lagu daerah untuk menemani para kontingen bersantap siang.