Selasa, 04 Oktober 2016

Ngobrol Bareng Blogger Yogya : Kemudahan Bertransaksi Melalui Sakuku dari BCA


 
Menyimpan uang di dalam dompet memiliki ketakutan tersendiri untuk saya. Ketakutan tersebut berupa kehilangan dompet  dan  uang hilang tercecer. Sejak kejadian uang hilang tercecer, saya memang memutuskan untuk membawa uang secukupnya saja di dalam dompet. Buat saya membawa uang secukupnya ini maksimal hanya sebesar 2 lembar uang 50an atau 2 lembar juga uang bergambar soekarno-hatta, tidak bisa lebih dari itu. Apabila lebih, saya akan selalu berusaha menengok isi dompet. Suatu kali saya pernah kehilangan dompet beserta isinya di daerah Wonocatur,  Yogyakarta. Sudah saya telusuri kembali jalan yang saya lewati tetapi tidak ketemu juga si dompet berwarna hitam-orange. Ketika itu saya langsung menghubungi pihak bank untuk memblokir ATM saya. Setelah diblokir,maka keesokan harinya saya harus ke kantor polisi untuk mengurus surat kehilanga n ATM dan berbagai kartu identitas.Kebayang kan betapa repotnya ketika harus urus kartu ATM yang bisa memakan waktu berjam-jam di bank. 
Saya sendiri berprinsip bahwa berbagai kemudahan yang bisa dapatkan di smartphone harus dimanfaatkan secara maksimal, Jangan sampai antri di bank kecuali untuk kebutuhan urgent
Selain itu saya sering membayangkan ketika semua transaksi tanpa uang tunai mungkin akan lebih aman daripada harus sering kehilangan uang tunai.


Nah pada tanggal 5 September 2016, BCA mengundang saya bersama teman-teman untuk mengetahui lebih lanjut mengenai uang virtual di dalam Sakuku yang mengobati rasa khawatir saya akan kehilangan uang tunai. BCA bekerjasama dengan Bblog mengadakan ngobrol bareng blogger Yogyakarta di Roaster and Bear Hotel Harper Mangkubumi. Acara tersebut dimulai dengan registrasi peserta pukul 17.00 dengan cara mengetik nama, alamat blog dan email peserta di laptop staff registrasi.  Setelah selesai ibadah sholat magrib, acara dibuka oleh dua orang pembawa acara yang kemudian menghadirkan seorang artpreneur yaitu Yehezkiel Cyndo. Ngobrol bareng disambut dengan antusias oleh para blogger karena ternyata pembicara berasal dari Jogja. Beliau fokus di dalam dunia art berupa menggambar sketsa, mural dan berbagai macam art sejak tahun 2013. Menurut beliau juga personal branding harus dilakukan untuk mendukung identitas produk yang dihasilkan. Nah beliau sebagai anak muda menggunakan aplikasi Sakuku untuk mendapatkan berbagai kemudahan demi  kelancaran usahanya. 
 

Pembicara kedua adalah Richard Gunawan Jusup dari BCA. Nah disini penjelasan langsung mengenai Sakuku dipaparkan. Melihat demografi penduduk Indonesia yang sebagian besar adalah anak muda, Sakuku hadir untuk memberikan berbagai kemudahan bagi anak muda. Sakuku adalah dompet elektronik dari bank BCA yang dapat digunkan untuk berbagai keperluan seperti isi pulsa, bayar belanja dan transaksi-transaksi perbankan lainnya. Bentuk Sakuku berupa aplikasi yang bisa diunduh melalui App store dan Play Store. Aplikasi Sakuku ini diluncurkan pada 28 September 2015 dan sasarannya memang anak muda. Kelalaian seperti yang saya alami berupa dompet ketinggalan dan kehilangan uang saat akan hangout tentu merepotkan kita, nah tetapi setelah ada Sakuku tidak perlu lagi susah karena dengan kehilangan uang atau ketinggalan dompetpun tetap bisa hangout.

Registrasi untuk menggunakan Sakuku sangat mudah, setelah aplikasi di download kemudian kita klik masuk ke Sakuku maka akan muncul page dimana kita diminta untuk isi identitas, nomor handphone dan alamat email. Selain download aplikasinya yang gratis, ternyata Sakuku juga bebas biaya administrasi bulanan. Fitur produk Sakuku berupa info saldo,isi pulsa, kontak, mutasi rekening dan setting. Kita dapat melihat kontak teman-teman kita yang menggunakan Sakuku dari aplikasi ini. Saldo maksimal pada Sakuku adalah sebesar Rp 1.000.000 tetapi apabila akun diubah menjadi Sakuku Plus maka saldo maksimalnya sebesar Rp 5.000.000. 
Nah untuk upgrade menjadi Sakuku plus, bagi nasabah BCA tidak perlu datang ke bank BCA, cukup melakukan aktivasi Sakuku Plus. Sakuku plus memilki beberapa kelebihan dibandingkan Sakuku berupa adanya layanan transfer minimal sebesar  Rp 5000 kepada teman yang menggunakan Sakuku. Kemudian ada split bill yaitu berupa tagihan yang dapat dibagi rata dengan teman-teman ketika hangout bersama. Selain itu Sakuku Plus juga memberikan layanan tarik tunai di atm BCA terdekat saat uang tunai memang dibutuhkan. 
Ada beberapa cara untuk melakukan top up saldo Sakuku. Cara yang pertama melalui atm BCA, pilih transaksi lain kemudian pilih transfer ke Sakuku. Cukup dengan mengetik nomor handphone maka ada pilihan untuk mengecek kembali transferan ke Sakuku kemudian selesai. Cukup mudah karena tidak perlu repot dengan berbagai nomor yang harus dimasukkan ke dalam referensi transferan. Selain itu Sakuku bisa ditop up dengan KlikBCA dan  BCA mobile jadi tidak perlu untuk top up di bank BCA terdekat. Berbagai merchant online maupun offline sudah banyak bekerjasama dengan Sakuku. Blibli.com, kaskus dan dinomarket adalah contoh merchant online yang bekerjasama dengan Sakuku. Kemudian merchant-merchant offline seperti bakso boedjangan di bandung, bakmi GM di jakarta dan city trans juga melakukan kerjasama dengan Sakuku yang berarti bisa dibayar menggunakan uang virtual di Sakuku. Di kota Yogyakarta sendiri Sakuku sudah menggandeng merchant offline yaitu apotek K-24 gejayan, Bakpiaku dan Mirota batik. Masih banyak lagi merchant yang bekerjasama dengan Sakuku hingga menjangkau ke Bali.


Setelah penjelasan mengenai Sakuku, acara dilanjutkan dengan stand up comedy yang dipersembahkan oleh mas Adityo komika dari Semarang. Akhir acara adalah pembagian doorprize, dimana para blogger antusias untuk mengetahui siapa saja yang mendapatkan doorprize. Acara benar-benar selesai setelah semua blogger dan pihak BCA beserta pembawa acara melakukan sesi foto bersama dengan kehebohan masing-masing. 
BCA Sakuku

Senin, 03 Oktober 2016

Membangun Perencanaan Keuangan Bersama Sunlife Financial Indonesia


Sunlife Financial Indonesia mengundang para blogger di acara seminar literasi keuangan pada tanggal 25 September 2016. Acara tersebut dilaksanakan di House of Balcony, Ambarrukmo Plaza Yogyakarta.  Acara dimulai pada pukul 12.00 dengan makan siang bersama kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pihak Sunlife Financial Indonesia. Komitmen Sunlife Financial Indonesia untuk membangun Indonesia lebih baik diwujudkan dengan meningkatkan tingkat literasi keuangan masyarakat. Mengajak masyarakat untuk lebih mengenal Sunlife melalui pameran di Ambarrukmo Plaza sejak tanggal 23 September merupakan salah satu cara yang dilakukan Sunlife untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat pentingnya perencanaan keuangan.

Sunlife memperkenalkan Bright Advisor sebagai portal online yang menyediakan informasi mengenai asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi dan perencanaan keuangan. Bright Advisor akan membantu pengguna dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Penggunaan bright Advisor tidak perlu dikenakan biaya dan bisa digunakan bagi seluruh masyarakat, bukan hanya nasabah Sunlife.

Pembicara pertama pada acara seminar adalah Ibu Donna Imelda, seorang dosen, travel writer dan co-founder Indonesian Corners. Pada kesempatan ini beliau mengungkapkan pentingnya perencanaan keuangan sebelum melakukan liburan. Palnning mengenai tempat tujuan untuk liburan perlu dipertimbangkan sebelum melakukan liburan. Selain itu gaya liburan juga akan berkaitan dengan perencanaan dana untuk berlibur. Perencanaan dana liburan sebaiknya dari menabung, bukan dari berhutang. Menabung memang membutuhkan waktu lama dan memerlukan kesabaran tetapi ketika selesai liburan kita tidak perlu memikirkan masalah yang ditimbulkan. Sementara apabila berhutang, selesai liburan kita akan mempunyai masalah baru setelah selesai liburan yaitu bagaimana cara membayar hutang.

Pembicara kedua dihadirkan setelah coffebreak yaitu Mbak Atanasia Rian, seorang traveler dan blogger dari Yogyakarta. Disini beliau memberikan tips dan trik untuk solo traveling dan bagaimana perencanaan keuangan bagi seorang solo traveling. Melakukan booking tiket pesawat jauh-jauh hari sebelum berlibur merupakan salah satu trik untuk bersolo traveling yang murah meriah. Selain itu melakukan pembayaran penginapan jauh-jauh hari juga merupakan trik yang diberikan oleh pembicara.


Sesi terakhir berupa tanya jawab, para blogger sangat antusias terbukti dengan banyak yang ingin bertanya baik kepada pihak Sunlife maupun pembicara. Kemudian dari beberapa penanya dipilih 3 penanya terbaik untuk mendapatkan merchendise. Selain itu diumumkan pula pemenang live tweet competition yang kemudian diberikan merchandise dari Sunlife. Acara selesai ketika mc mengajak seluruh peserta dan pembicara untuk berfoto bersama di depan.

Para Kucing Ibu yang (Mungkin) Sudah di Surga

Salah satu kucing ibu yang meninggal karena tulang tengkoraknya bonyok.  Dokpri Hidupku rasanya tidak pernah jauh dari hewan berbul...